Pemalang – Kegiatan Wisuda Ke 23 Institut Teknologi dan Bisnis ADIAS Pemalang yang diselenggarakan di salah satu aula gedung pertemuan di wilayah Jalur Pantura, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Hari ini, (21.9.2026), menimbulkan persoalan bagi para Wartawan yang hendak melakukan kerja Jurnalistiknya.

Beberapa orang Wartawan yang berasal dari berbagai Media ini, tampak mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan yang diduga dilakukan oleh salah satu Oknum Staf ITB ADIAS Pemalang.
Beberapa rekan Wartawan mengaku jika mereka mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan.
“Kegiatan Wisuda ITB ADIAS, dihadiri langsung oleh Plt Bupati Pemalang, itulah yang jadi tujuan utama kami melakukan peliputan. Namun salah satu Oknim Staf ITB ADIAS Pemalang, terkesan melarang atau menghalangi kami melakukan Liputan. Dengan alasan, didalam sudah ada 5 orang Wartawan.”, ungkap Dentang Harga Sutawijaya, Pemimpin Redaksi WWW.LENTERARAKYAT.COM
Dikatakan oleh Oknum Staf ITB ADIAS Pemalang, Di dalam sudah ada 5 orang Wartawan.
“Didalam sudah ada 5 orang perwakilan Wartawan.”, ungkap si Oknum berbadan Besar yang terkesan Tak Punya Dosa.
Dikatakan lebih lanjut oleh si Oknum, dirinya mendapatkan Perintah dari Atasan terkait Wartawan yang akan melakukan Kegiatan Wisuda Ke 23 ITB ADIAS Pemalang.
“Saya dapat perintah dari Atasan.”, imbuh si Oknum.
Hingga berita ini di Ekspose, belum ada Kejelasan PEMECATAN si Oknum yang diduga sudah melakukan Pelarangan Wartawan yang melalukan pekerjaan Jurnalistiknya.
(Red)

