Pemalang – Perhelatan Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, tampak mulai saling menunjukan Visi Misi para Calon di desa yang mengadakanya. Beragam cara, visi misi, hingga sikap humanis para Calon Kepala Desa dikeluarkan dengan harapan bisa menarik dukungan dari lubuk hati yang teramat dalam pada warga masyarakat untuk bisa mendukung, mensukseskan, mendinginya menjadi Kepala Desa.
Hal itu juga yang tampak di Desa Sidokare, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Salah datu desa yang mengadakan Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa periode selanjutnya (delapan tahun kedepan.red).
Membawa visi misi yang visioner dan tekad membara, Koidin, melangkah maju mengabdikan jiwa raganya untuk mewujudkan Desa Sidokare yang Lebih Baik Lagi.
“Banyak jerit tangis warga masyarakat Desa Sidokare yang sampai ke telinga saya. Jerit tangis tentang bansos yang tidak tepat sasaran, jaminan kesehatan dari pemerintah yang tiba tiba non aktif karena Desil, hingga soal tidak terawatnya lingkungan di Desa Sidokare inilah yang mendorong hati nurani ini untuk memantabkan langkah maju menjadi Calon Kepala Desa.” Ungkap Koidin, salah satu Kandidat Calon Kepala Desa Sidokare dengan No Urut 01.
Selain hal itu, Koidin juga sangat prihatin terhadap keadaan di Desa Sidokare. Keadaan Infrastruktur jalan, jembatan, bahkan drainase pun jadi perhatian Khusus baginya.
“Keadaan infrastruktur jalan, jembatan, drainase, bahkan Sungai Semut yang sangat tak terawat juga menjadi perhatian kami untuk segera direvitalisasi sedemikian rupa agar lebih baik.”, katanya.
Koidin bertekad penuh untuk mengabdikan jiwa raganya guna mewujudkan Desa Sidokare lebih baik lagi.
“Jiwa Raga ini akan saya pakai untuk mewujudkan Desa Sidokare menjadi Lebih Baik Lagi. Itu sudah Tekad dan Semangat saya.”, pungkasnya.
(Yeni)

