ASASKI Tancap Gas 2026: Rakernas IV Tetapkan Arah Strategis SMK Kesehatan Nasional
Depok, gerhanaonline.com — Asosiasi SMK Asisten Keperawatan Indonesia (ASASKI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IV dan Seminar Nasional ASASKI Tahun 2026 pada 29–30 Januari 2026 di Resort Taman Herbal Insani, Depok, Jawa Barat. Agenda nasional ini menjadi forum strategis konsolidasi organisasi dalam merumuskan arah kebijakan dan program kerja ASASKI tahun 2026.
Rakernas IV diikuti jajaran Pengurus Pusat ASASKI, perwakilan pengurus wilayah se-Indonesia, anggota, serta undangan dari berbagai institusi pendidikan dan mitra strategis. Forum ini merupakan pengambilan keputusan tertinggi organisasi di tingkat nasional yang membahas evaluasi program, penetapan rencana kerja, serta rekomendasi strategis menghadapi dinamika dunia pendidikan vokasi dan layanan kesehatan.
Ketua Umum ASASKI, Janny Erika, SH., Adv., S.Kep., Ns., M.Kes., CBMT, menegaskan bahwa Rakernas IV bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum konsolidasi nasional untuk memperkuat peran SMK Kesehatan.
“Rakernas IV ini bukan sekadar forum administratif, melainkan momentum konsolidasi nasional untuk memastikan SMK Kesehatan benar-benar menjadi pilar strategis penyiapan sumber daya manusia penunjang fasilitas kesehatan Indonesia,” tegas Janny Erika.
Menurutnya, tantangan dunia kesehatan dan pendidikan vokasi ke depan menuntut ASASKI untuk bergerak adaptif dan progresif melalui program kerja yang konkret dan terukur.
“ASASKI tidak boleh berjalan di tempat. Program kerja 2026 harus menjawab kebutuhan riil dunia kesehatan dan dunia kerja, sekaligus memperkuat posisi SMK Kesehatan dalam sistem pendidikan nasional,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan Rakernas diawali dengan Seminar Nasional ASASKI yang menghadirkan narasumber dari unsur pemerintah, akademisi, dan praktisi kesehatan. Seminar ini mengangkat isu strategis penguatan sumber daya manusia pendidikan kesehatan, dengan fokus pada kesehatan mental guru SMK Layanan Kesehatan serta pemanfaatan obat herbal dan terapi nonfarmakologis sebagai pendekatan holistik.
Menyoroti isu kesehatan mental pendidik, Ketua Umum ASASKI menekankan pentingnya perhatian serius terhadap kesejahteraan guru.
“Kesehatan mental guru adalah fondasi mutu pendidikan. Guru yang sehat secara mental akan melahirkan peserta didik yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi dunia kerja,” kata Janny Erika.
Selain itu, seminar juga membahas integrasi obat herbal dan pengobatan tradisional dalam pembelajaran SMK Layanan Kesehatan sebagai bagian dari pendekatan promotif dan preventif berbasis kearifan lokal.
“Pendekatan holistik, termasuk pemanfaatan obat herbal dan terapi nonfarmakologis, perlu dikenalkan sejak pendidikan vokasi agar lulusan SMK Kesehatan memiliki perspektif kesehatan yang utuh,” tambahnya.
Sementara itu, pelaksanaan Rakernas IV ASASKI dipimpin oleh Ns. Hj. Sumartini, S.Kep., MKM., CPCCP selaku Pimpinan Sidang, didampingi Agung Priyanto, A.MK.G.TH., S.Pd sebagai Sekretaris Sidang. Rakernas berlangsung di bawah kepemimpinan Ketua Umum ASASKI, Janny Erika, SH., Adv., S.Kep., Ns., M.Kes., CBMT,. didampingi Sekretaris Jenderal Devi Fitriyastanti, S.Kep., S.KM., M.KM.
Agenda Rakernas meliputi pengesahan tata tertib dan agenda sidang, pembahasan program kerja melalui Komisi A, B, dan C, perumusan rekomendasi organisasi, hingga pembahasan mekanisme Kongres dan Pemilihan Ketua Umum ASASKI Periode 2027–2032. Seluruh hasil sidang disahkan melalui Sidang Pleno dan dituangkan dalam keputusan resmi Rakernas IV.
Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan agenda penguatan karakter dan kebersamaan peserta melalui edukasi pembuatan jamu herbal serta kegiatan building character yang difasilitasi oleh pihak Resort Taman Herbal Insani.
Menutup rangkaian kegiatan, Ketua Umum ASASKI menegaskan bahwa Rakernas IV menjadi tonggak penting dalam memperkuat konsolidasi internal dan sinergi nasional organisasi.
“Rakernas IV ini menjadi titik tolak penguatan organisasi dan sinergi nasional ASASKI dalam menghadapi tantangan pendidikan vokasi dan layanan kesehatan di masa mendatang,” pungkas Janny Erika.
Melalui Rakernas IV dan Seminar Nasional Tahun 2026 ini, ASASKI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan kesehatan, kesejahteraan pendidik, serta pengembangan pendekatan holistik dalam layanan kesehatan nasional. (Polman Manalu)


































Komentar