oleh

MPLS SMK Muhammadiyah Satu Pemalang, Utamakan Pendidikan Karakter Bangsa

Pemalang – Tahun ajaran 2025 – 2026 sudah berjalan sejak tanggal 14 Juli 2025. Dimulainya tahun ajaran baru sering juga disebut dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS.red). Tak hanya di sekolah Negeri, di sekolah swasta pun menjalankan MPLS bagi para siswa baru. Tak terkecuali di lingkungan SMK Muhammadiyah Satu, kegiatan MPLS tampak penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Bagaimana tidak, suasana kegiatan MPLS dilingkungan SMK Muhammadiyah Satu tampak sekali tiada jarak antara guru dan para siswa. Semua membaur tiada penghalang yang membedakan.

 

 

Dikatakan oleh Ardhian Aries Widayat, S.Pd., Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMK Muhammadiyah Satu Pemalang, pihaknya ingin para siswa baru bisa mengenal dan beradaptasi dengan baik di sekolah.

“Suasana kehangatan kekeluargaan keharmonisan ini sebagai perwujudan bahwa di SMK Muhammadiyah Satu adalah sekolah yang ramah anak, serta menjadi sekolah yang jauh dari perilaku siswa yang kurang menyenangkan.”, ungkapnya, (15/7/2025).

Tidak hanya itu saja, di SMK Muhammadiyah Satu atau yang lebih familiar disebut SMK Mutu, para siswa siswi juga diajak untuk lebih mengenal keagamaan, serta merealisasikan Pendidikan Karakter Bangsa sesuai Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 2025 Pengenalan Lingkungan Sekolah, Pendidikan Keagamaan, Pendidikan Karakter Bangsa, Pencegahan Judi Online, hingga terkait pencegahan Napza.

“Dalam MPLS ini, kami merealisasikan Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pengenalan Lingkungan sekolah, Pendidikan Keagamaan, Pendidikan Karakter Bangsa, Pencegahan Judi Online, hingga terkait Pencegahan Napza.”, katanya.

Tidak hanya itu saja, Ardhian Aries Widayat, menambahkan jika SMK Mutu juga selalu memberikan materi tentang perilaku yang baik bagi para siswa baru dan siswa yang saat ini duduk di bangku kelas XI dan XII.

“SMK Mutu selalu mengedepankan pada siswa untuk tidak terpengaruh pada kegiatan yang diluar perilaku cerminan anak sekolah, yakni selalu menghindari dan menolak Mengkonsumsi Minuman Beralkohol, menolak ajakan tawuran, menolak ajakan judi online, hingga menolak pergaulan bebas. Demi masa depan siswa nantinya.”, imbuhnya.

Mengakhiri obrolan santai, Ardhian Aries Widayat, mengatakan, pihaknya akan selalu mendampingi para siswa untuk tetap tekun belajar, dan merealisasikan Pendidikan Karakter Bangsa agar para siswa bisa meraih masa depan atau jenjang pendidikan yang diinginkannya.

“Setiap siswa sudah pasti ingin meraih masa depan yang lebih baik lagi, baik itu terkait pekerjaan, dan juga melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Itulah yang menjadi tugas utama kami, para pengajar dan pembina di SMK Mutu untuk bisa merealisasikan generasi unggul.”, pungkasnya.

(Yeni)

Komentar

BERITA TERKAIT