oleh

Pengadaan Baju Adat di Sinyalir KKN, Alvin Desak APH Periksa Pejabat Lingkup DPRD OKU

OKU SUMSEL, gerhanaonline.com – Anggaran ratusan juta Pengadaan Pakaian Adat Daerah di Sekretariat DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Th 2024 diduga fiktif dan tidak ada kejelasannya sampai saat ini. 21/04/2025

Mengenai carut marutnya Anggaran yang ada di tubuh DPRD Kabupaten OKU sampai saat ini masih menjadi tanda tanya besar. Mengapa dapat terjadi dugaan penyelewengan Dana Anggaran di tubuh DPRD Kabupaten OKU yang selama ini menjadi perwakilan rakyat dan dianggap rumah rakyat OKU.

Kejaksaan Tinggi dan Polda Sumsel untuk tidak tinggal diam dan segera bertindak tegas atas dugaan ini. Proyek ini tidak hanya merugikan keuangan negara tetapi juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan anggaran di Kabupaten OKU sumsel.

Ada dugaan pada kegiatan tersebut melanggar prinsip pengadaan barang/jasa pemerintah, di antaranya:
• Transparansi dan Akuntabilitas:
• Tidak ada publikasi dokumen referensi harga, spesifikasi teknis, atau laporan pelaksanaan proyek secara terbuka.

Alvin Biro Media ini mendesak penindakan dari APH tidak berhenti sampai kasus ini diungkap, Proyek ini adalah simbol dari kebobrokan pengelolaan anggaran. Uang rakyat diduga dipermainkan dengan cara-cara yang sangat tidak etis, mulai dari praktik pinjam bendera, mark-up harga, hingga keterlibatan oknum pejabat. Kami menuntut penegakan hukum yang tegas, dan tidak akan ragu membawa kasus ini ke tingkat nasional jika tidak ada tindakan nyata!” ungkap Alvin. (_Tim/BIN)

Komentar