oleh

SPBU 24.363.39 Km 39 Bajubang Tanggapi Pemberitaan Media, Begini Ulasannya

Jambi, gerhanaonline.net- Terkait pemberitaan beberapa awak media perihal “pembeli yang menimbun untuk di jual kembali” dan beberapa pemberitaan lainnya yang terjadi di SPBU 24.363.39 km 39 Bajubang, awak media Satukomando.com menghubungi pengurus dari SPBU terkait, melalui telpon guna meminta konfirmasi langsung menyangkut hal tersebut. Rabu (19/06/2024-17.00 wib)

Dalam keterangannya pengurus SPBU tersebut menyebutkan, “kawan-kawan dari media itu datang lalu photo sana photo sini dan tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada saya kawan-kawan itu langsung membuat pemberitaan. Yang sangat saya sayangkan, apa-apa yang dituduhkan di dalam pemberitaan benar-benar tidak pernah kami lakukan”, jelasnya.

Lanjutnya, “perusahaan mana yang mau menampung minyak satu atau dua galon, jika memang hal yang dituduhkan itu benar kami lakukan. Apalagi yang di tuduhkan ini, kami benar-benar tidak melakukannya. Menurut yang tertulis di pemberitaan tersebut, tempat kejadian perkara adalah SPBU Bajubang, padahal SPBU 24.363.39 km 39 yang dimaksud itu berlokasi di Desa Tanjung Pauh km 39. Inilah yang membuat saya bingung, apa dasarnya mereka membuat berita ? Dalam satu hari ini mereka sudah memuat beberapa pemberitaan tentang hal yang dituduhkan itu tanpa klarifikasi terlebih dahulu”, paparnya bingung.

“Saya sebagai pengurus disini memahami apa dan bagaimana peruntukan minyak yang disubsidi oleh pemerintah sesuai dengan Peraturan Presiden 191 tahun 2014 tentang PENYEDIAAN, PENDISTRIBUSIAN, DAN HARGA JUAL ECERAN BAHAN BAKAR MINYAK”.

“Saya ingin berteman dengan siapa saja, termasuk dengan kawan-kawan dari media. Namun harapan saya pada kawan-kawan media, pemberitaan yang diterbitkan haruslah benar-benar kenyataan dilapangan, bukan hanya berdasarkan opini semata. Berita yang dinaikkan harus benar-benar bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, agar tidak terkesan melakukan hoak serta tindak pembodohan pada masyarakat”, pungkas pengurus SPBU km 39 Tanjung Pauh sedih.

[Tim]

Komentar