Kunjungi Kegiatan Ronda Malam, PJ Bupati Serap Aspirasi Masyarakat Secara Langsung
OKU SUMSEL, – PJ Bupati Oku Provinsi Sumatera selatan menggerakkan kembali ronda malam guna menjaga keamanan dan menggalakkan kebersamaan antarwarga beragam profesi sekaligus menjaring aspirasi.
Bupati Oku, H.Teddy Meilwansyah kerap memantau dan mengunjungi warganya yang melakukan ronda malam, selain untuk menciptakan keamanan di wilayahnya juga untuk menjaring aspirasi warga.
Menurut Teddy, selain untuk memastikan ronda berjalan baik, melalui ronda itu ia juga bisa berbaur bersama warga dan berdiskusi. Langkah ini sangat efektif untuk mengetahui keadaan warga yang sesungguhnya, karena mendapatkan banyak masukan dan keluhan yang dialami warga.
Untuk mengetahui kondisi warga, kata dia, tidak bisa hanya menunggu di belakang meja. Tapi harus terjun langsung. biasanya ia menyempatkan diri untuk berdiskusi. Dia dapat banyak masukan dan keluhan dari warga.
Teddy menjelaskan, dengan berdiskusi langsung dengan warga, otomatis warga diajak terlibat langsung untuk bersama-sama memikirkan serta membangun daerahnya.
Dengan cara ini diharapkan akan tertanam rasa memiliki, dan warga akhirnya termotivasi untuk membangun daerahnya masing-masing. Apa yang kurang, apa yang menjadi masalah, semua diskusikan bersama.
Dalam kunjungan ke posko ronda di sejumlah tempat, bupati juga mengajak pejabat lainnya seperti Kapolres Oku, Dandim dan beserta jajaran Forkopinda selalu mengingatkan warga untuk meningkatkan kepedulian atas kondisi daerahnya masing-masing. Pembangunan wilayah tidak akan berjalan baik tanpa dorongan masyarakat.
Jika masyarakat punya semangat untuk maju, Insya Allah pembangunan lebih mudah diwujudkan. Karena itu pemerintah dan masyarakat harus bersinergi, sama-sama bergerak dan mempunyai keinginan kuat untuk maju.
Sementara terkait keamanan, PJ Bupati Oku meminta masyarakat untuk tetap kompak menjaga kondusivitas di lingkungannya masing-masing. Warga diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang memecah belah persatuan.
PJ Bupati Oku juga menjelaskan banyaknya aksi kriminalitas di kabupaten tersebut membuat dirinya selaku kepala daerah mengajak warga untuk aktif ronda.
Sebelum ada ronda, di Kabupaten Oku, sering terjadi aksi kriminalitas. Dengan kegiatan ronda ini mampu menjaga kerukunan antarwarga dan menutup ruang gerak pelaku kriminal.
Setelah ada ronda, kampung ada kehidupan dan ada musyawarah malam hari. kriminal pun harus berpikir dua kali jika berbuat kejahatan kalau melihat aktivitas ronda.
PJ Bupati Oku pun menyadari bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Kalau hanya mengandalkan kepolisian, tidak mungkin. Apalagi jumlah personel kepolisian tidak sebanding dengan luasnya wilayah yang harus dijaga. Makanya peran aktif masyarakat ronda sangat diharapkan. Tidak membedakan pejabat atau orang kaya. Semua sama-sama ikut menjaga keamanan.
Tidak hanya itu. Menurut Teddy, kegiatan ronda menjadikan pikiran negatif bisa jadi positif. Tadinya niat mencuri, karena ada yang ronda tidak jadi. Gotong-royong pun mulai semarak. permasalahan bisa diselesaikan dengan musyawarah. melalui ronda dengan sistem bergantian. Teddy menyatakan bahwa dirinya sebagai kepala daerah tidak mau hanya duduk diam di belakang meja tanpa tahu persoalan masyarakat di bawah.
Sejumlah kepala kampung di Kabupaten Oku pun mengakui kegiatan ronda yang menjadi program pilihan bupati dapat menurunkan tingkat kriminalitas.
Masyarakat mengatakan kesadaran warga mengikuti ronda sudah mulai terlihat tinggi. Malam hari In sya Allah tidak ada celah bagi pelaku kriminalitas untuk melakukan aksinya. sejak digulirkan ronda, terbukti berhasil menekan kejahatan di kabupaten berjuluk “Bumi Sebimbing Sekundang”ini dan keamanan di wilayahnya semakin baik sejak ronda diaktif secara menyeluruh.
Meski tak menyebutkan jumlah persentase penurunan tingkat kriminalitas, masyarakat mengakui bahwa ronda sangat efektif untuk meningkatkan keamanan. Menurutnya ronda juga mampu meningkatkan kebersamaan dan sikap solid di kalangan warga.
Masyarakat tinggal meningkatkan kerja sama dengan kepolisian. Sesekali kepolisian seharusnya melakukan patroli atau mendampingi warga melakukan ronda.
Masyarakat mengatakan, kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor, begal dan pencurian terlihat berkurang sejak program ronda diaktifkan.
Ia juga mengakui sangat terbantu oleh bantuan dari Pemkab dan kapolres yang memberikan bantuan pementung, senter dll untuk keperluan pos ronda.
Seharusnya kegiatan seperti ini tidak perlu redup karena ini baik untuk menciptakan rasa aman, sekaligus membantu kerja pihak kepolisian.
Camat, lurah dan kades pun harusnya ikut mengawasi dengan langsung turun ke masyarakat memantau kegiatan ini, katanya.
Kegiatan siskamling ini juga berlangsung di Seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Oku, Warga pun berkumpul di gardu atau pos jaga yang didirikan secara swadaya. sebab menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama.
Pj Bupati Oku mengatakan sudah menginstruksikan ke Camat dan satuan kerja hingga RT untuk lebih siaga dan melakukan siskamling.
Dia mengatakan, camat dan lurah harus turun langsung ke wilayahnya melakukan pantauan di rumah kontrakan dan tempat kos.
Tempat kos itu yang harus sering dipantau, lanjut dia, sebab penghuninya sering kali berganti tanpa ada laporan. Seluruh elemen masyarakat harus ikut siaga bila perlu 24 jam. Jika ada penduduk baru, segera laporkan, tidak perlu harus nunggu 2X24 jam.
Ia melanjutkan setiap wilayah pun harus kembali mengaktifkan siskamling. bahwa upaya tegas harus dilakukan untuk menjamin keamanan di Kabupaten Oku. tinggal kesadaran warga untuk meningkatkan keamanan di wilayahnya. Sebab, tanggungjawab keamanan pertama ada di tangan warga. Saat ronda, siapa pun mereka yang menjadi warga, tak peduli posisi dan jabatannya, akan tetap bersama berbaur menjadikan keberagaman sebagai kebersamaan.
Afz































Komentar