oleh

Kanit Binmas Sampaikan Arahan Saat Menjadi Irup Upacara Bendera

OKU SUMSEL, – Upacara Bendara yang rutin dilaksanakan oleh Sekolah Menengah Atas setiap hari Senin, Kali ini yang menjadi Inpektur Upacara menghadirkan Personel Polsek Baturaja Barat Polres Oku.

Upacara Bendara yang rutin dilaksanakan salah satunya bertempat di SMAN 03 Desa Laya Kec.Baturaja Barat Kab.Oku. Senin (25/07/2022) sekira pukul. 07.30 Wib.

Yang menjadi Irup dari Polsek Baturaja Barat diwakilkan oleh Kanit Bimas IPDA Jenizar didampingi Bhabinkamtibmas Desa Laya Bripka Pratomo.

Dalam kegiatan upacara tersebut Kanit Bimas IPDA Jenizar memberikan beberapa penekanan kepada siswa siswi dengan selalu mematuhi tata tertib berlalu lintas, karena banyak belum tau aturan berlalu lintas sehingga sering terjadi laka lantas dijalan raya dan untuk para pelajar belum diwajibkan untuk mengunakan sepeda motor kemudian untuk yang punya sepeda motor diwajibkan menggunakan kelengkapan seperti spion, helm SNI dan knalpot tidak untuk dirubah( brong ) harus sesuai buatan pabriknya.

Terkait narkoba, pihak nya menegaskan unuk menjauhi/Menghindari Narkoba, karena dengan menggunakan/memakai narkoba dapat merusak masa depan generasi bangsa. Untuk pengguna media social agar bijak dalam bermedia sosial, karena salah menggunakan medsos dapat menimbulkan unsur SARA karena kebanyakan pengguna medsos mengirim berita hoax yang belum tau kebenarannya,.

Dan terkait senjatra tajam, Jangan sampai ada siswa/siswi membawa sajam karena siswa/siswa itu membawa kelengkapan untuk belajar disekolah.

“ Kapolres Oku Akbp Danu Agus Purnomo, S.I.K., didampingi Kapolsek Baturaja Barat Akp Masdar Azum mengatakan menjadi Inspektur upacara di sekolah merupakan salah satu metode terbaik yang kerap dipergunakan oleh jajaran Kepolisian untuk berbagi pengetahuan mengenai peraturan maupun perundang-undangan kepada pelajar sekolah.

Tidak hanya itu saja, himbauan kamtibmas pun kerap diberikan oleh jajaran Kepolisian guna menciptakan pelajar yang santun dan mengerti peraturan maupun perundang-undangan yang bersentuhan secara langsung dalam kesehariannya.

Selain dijadikan sebagai salah satu metode untuk berbagi pengetahuan mengetahui peraturan / perundang-undangan dan himbauan kamtibmas, keterlibatan personil Polri yang turun dan bersentuhan langsung dengan komunitas pelajar tersebut mempunyai peranan penting dalam menjaga hubungan emosional untuk menghilangkan pemikiran masyarakat (mindset) terhadap citra Polri yang terkesan menakutkan akan tetapi dapat menumbuh kembangkan pemikiran baru bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Afz

Komentar