PBSI Kota Sungai Penuh Raih Emas di Kejurprov Jambi Tahun 2021
Merangin, – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Jambi tahun 2021 selesai di helat, event yang di laksanakan setiap tahunnya ini, yang bertempat di Kabupaten Merangin di laksanakan pada tanggal 24 Januari 2022 s/d 28 Januari 2022.
PBSI Kota Sungai Penuh pada Kejuaraan ini mengirimkan sebanyak 17 atlet hasil dari pemenang Kejuaraan Kota (Kejurkot), serta 4 atlet yang dikirim melalui pendanaan pribadi, Total PBSI Kota Sungai Penuh mengirim 21 atlet pada Kejuaraan tsb
Pada Kejurprov ini PBSI Kota Sungai Penuh berhasil meraih prestasi terbaik dengan meraih 1 Medali Emas & 3 Perunggu, Perolehan emas pada Kejuaraan ini merupakan emas pertama yang di peroleh PBSI Kota Sungai Penuh sejak berdirinya Kota Sungai Penuh, sebagaimana di ketahui pada tahun 2017 Kejurprov di Tebo, PBSI Kota Sungai Penuh tidak memperoleh medali satupun, pada tahun 2018 di Sarolangun Medali diperoleh Fiola Dwi Aulia (Perunggu Usia Dini Putri), tahun 2019 di Bungo PBSI Kota Sungai Penuh memperoleh Medali Perunggu Melalui Raka Wiliam Saputra (Ganda Anak-anak Putra), sedangkan tahun 2020 Kejurprov tidak dilaksanakan di karenakan wabah Covid, sedangkan tahun 2021 Emas di peroleh Oleh Inaya Athifa Ramadhani (Pra Usia Dini Putri) dan Perunggu oleh Calista, Fiola dan Dinda.

Pesatnya Perkembangan PBSI Kota Sungai Penuh pada Kejurprov yang di laksanakan di Kabupaten Merangin ini menurut pantauan awak media, hal ini tidak lepas dari proses Pembinaan atlet Bulu Tangkis yang sangat baik yang di lakukan oleh club-club yang ada di Kota Sungai Penuh, ini terlihat seperti PB. Cahaya Muda dan Academy Juanda Sport berani mendatangkan Pelatih-pelatih dari Jawa, Pelatih yang sebelumnya pernah bermain di club-club besar di Indonesia, seperti saat ini Pelatih PB. Cahaya Muda yang juga sebagai Pelatih PBSI Kota Sungai Penuh Rexy Afdillah merupakan ex atlet PB. Djarum dan PB. Jaya Raya, begitu juga dengan Academy Juanda Sport juga berani mendatangkan Zaka ex Atlet dari PB. Mutiara Cardinal (Bandung), begitu juga dengan PB. PSPT dan PB. Pratama mereka juga aktif mengadakan Pelatihan-pelatihan yang di laksanakan di tempat masing-masing.
Menurut Sekretaris Umum PBSI Kota Sungai Penuh yang juga sebagai Ketua Club PB. Cahaya Muda, Wiza Septama, “Beberapa tahun yang lalu kita sangat jauh ketinggalan dari Kabupaten-kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Jambi, bayangkan untuk mendapatkan 1 Medali saja di Kejuaraan level Provinsi sangat susah sekali, jangankan medali, dapat menang dua kali aja di Kejuaraan tingkat Provinsi saja kita sudah senang dan kita selalu berada di posisi terakhir pada setiap edisi Kejurprov, dan bahkan hasil seleksi Pra Porprov sebelumnya Kota Sungai Penuh justru tidak bisa ikut Porprov di karenakan berada di urutan terakhir saat Pra Porprov yang di laksanakan di Kabupaten Bungo pada tahun 2019 lalu, namun demikian kita tidak menyerah begitu saja, kita terus memperbaiki kualitas Latihan-latihan di club sampai membuat Kejuaraan yang di laksanakan oleh PBSI Kota Sungai Penuh,” ujarnya.
”Pada Kejuaraan tingkat Provinsi sebelumnya antar Club yang juga di laksanakan di Merangin PB-PB asal Sungai Penuh juga sukses mendulang 10 Medali (1 Emas, 2 Perak & 7 Perunggu), hal yang boleh di katakan sangat tidak terbayangkan beberapa tahun sebelumnya,” lanjut Wiza.
“Proses ke Jalan yang lebih baik sudah berjalan dengan baik, semua tidak bisa di laksanakan dengan cara instan, kita butuh proses, pondasi sudah kita letakkan pada dasar yang betul, biarkan proses berjalan, mudah-mudahan beberapa tahun ke depan Sungai Penuh bisa menjadi kekuatan besar dalam peta Bulu Tangkis Provinsi Jambi,” pungkas Wiza.

Hal senada juga di katakan oleh Ketua PBSI Kota Sungai Penuh, “Pada Kejurprov ini, para atlet Bulu Tangkis Kota Sungai Penuh sepertinya tidak mudah di kalahkan oleh atlet Kabupaten lainnya, saya melihat secara langsung di arena Kejuaraan, kalaupun mereka ketemu unggulan sekalipun, kalaupun kalah tapi skor tipis-tipis dan kebanyakan justru kalah Rubber game, di set ketiga justru kelihatan mereka keletihan, mungkin di karenakan cuaca yang sangat panas, cuaca yang berbeda dengan Kota Sungai Penuh yang dingin, tapi ini akan jadi PR bagi pelatih-pelatih Kota Sungai Penuh agar dapat menggenjot fisik para atlet Kota Sungai Penuh,”
Hal serupa di katakan Ketua PBSI Bungo, Masrizal yang juga asal Kerinci, ”Sungai Penuh jadi sorotan, karena para atlet Sungai Penuh berhasil tampil memukau, beliau juga turut memberikan usulan kepada Pelatih PBSI Kota Sungai Penuh untuk mengatasi masalah fisik para atlet Kota Sungai Penuh saat bermain di cuaca yang panas, begitu juga dengan Pelatih PBSI Tebo (Iqbal) juga takjub melihat perkembangan permainan para atlet PBSI Sungai,” jelas Masrizal kepada wartawan.
uwo_musekin


































Komentar