oleh

Baru Berjalan Satu Hari, Kabupaten Pemalang Tampak Sepi Tanpa Aktivitas Warga

Pemalang, – Program yang digagas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yakni “Gerakan Jateng Di Rumah Saja” nampak sukses terlaksana. Tidak hanya untuk mengurangi atau menghentikan sementara semua kegiatan warga Masyarakat Jawa Tengah, seperti, aktivitas jual beli, maupun kegiatan yang dimungkinkan menimbulkan kerumunan warga. Hal tersebut juga sebagai salah satu jalan untuk mengheningkan cipta selama 2 hari yakni tanggal 6 – 7 Februari 2021 sebagai tanda penghormatan bagi para tenaga kesehatan, juga semua pihak yang telah gugur dalam berperang melawan corona virus disease 2019. Selain itu, Ganjar juga mengajak semua lapisan warga masyarakat Jawa Tengah berkerjasama menghambat penyebaran covid -19 dengan Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan sabun dan menggunakan cairan pembersih tangan, tidak berkerumun, tetap menjalani kehidupan dengan pola hidup sehat.

 

Gerakan Jateng Di Rumah Saja selama dua hari terhitung mulai hari ini, Sabtu 6 Februari 2021 dan akan berakhir besok pada hari minggu 7 Februari 2021, nampak direalisasikan oleh seluruh lapisan warga masyarakat. Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Kabupaten yang berada di kawasan Pantai Utara Jawa Tengah ini terlihat sepi tiada aktivitas warga masyarakat yang seperti har hari sebelumnya. Jalan desa, jalan protokol, pasar induk, pasar tradisional, pusat perbelanjaan, bahkan pasar burung pun terlihat sepi tanpa kegiatan hilir mudik.

Tidak hanya itu, kegiatan Gerakan Jateng Di Rumah Saja juga digunakan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Pemalang melakukan penyemprotan cairan Disinfectan, pembagian masker dan nasi bungkus, hingga memberikan himbauan pada warga untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Selain itu, pihak Pemerintah Kabupaten Pemalang juga tak henti hentinya menggerakkan semua komponen yang ada untuk bergerak bersama memerangi covid -19.

“Hari pertama ini kami gunakan untuk penyemprotan cairan disinfektan di fasilitas umum seperti pasar, tempat ibadah, jalan protokol, ini juga kami menindaklanjuti keputusan Gubernur Jawa Tengah tentang kegiatan Gerakan Jateng Di Rumah Saja selama 2 hari, yang dimulai hari ini dan besok.”, ungkap Bupati Pemalang Dr. A. P. H. Junaidi SH, MM, disela kegiatan monitoring dan evaluasi, (6/2).

Tim Monev yang terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten Pemalang, Kepolisian Resort Pemalang, Kodim 0711 Pemalang, serta dari BPBD Pemalang, Satpol PP, dan juga Dinas Perhubungan Pemalang ini memulai kegiatan penyemprotan disinfectan di Pasar Pagi, Pasar Buah dan Sayur, Pasar Beji, serta kawasan Alun Alun Pemalang.

Tim Monev yang Dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, didampingi oleh Kapolres serta Dandim 0711 Pemalang tampak saling bahu membahu melakukan penyemprotan di beberapa Fasilitas umum tersebut. Dengan harapan dapat mencegah penyebaran covid -19. Selain itu kegiatan tersebut juga sebagai tindak lanjut mengantisipasi makin banyaknya warga yang terpapar covid -19 di Kabupaten Pemalang.

Seperti yang kita ketahui bersama, Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu Daerah tertinggi dengan jumlah warga yang terpapar covid -19.

Selain itu, di Jawa Tengah juga tak terhitung berapa jumlah tenaga kesehatan, tim gugus tugas, hingga para relawan yang gugur dalam berperang melawan covid -19.

“Di Jawa Tengah, sudah banyak Nakes, tim gugus tugas, hingga para relawan yang gugur melawan covid -19. Momentum Gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari juga menjadi kesempatan kita untuk mengheningkan cipta guna mendoakan mereka para pahlawan garis depan. Tak hanya itu, kini semuanya adalah pejuang garis depan yang harus bahu membahu melanjutkan perjuangan pengorbanan pahlawan kesehatan. Tanpa bahu membahu, pandemi covid -19 tak akan pernah berakhir.

Dentang

Komentar