oleh

Suasana Pandemi, Harga Bahan Kebutuhan Terus Meroket Jelang Pilkada Di Pemalang

Pemalang, – Kabupaten Pemalang yang terletak di Provinsi Jawa Tengah, dikabarkan berada dalam “Zona Merah” terkait semakin banyaknya jumlah warga yang tercatat dalam lingkaran terpapar atau terkonfirmasi Corona Virus Desease 2019. Ratusan warga yang terpapar dalam lingkup Covid- 19 ini terbagi atas warga yang sembuh, warga yang terkonfirmasi positif (isolasi Mandiri maupun isolasi di rumah sakit.red), hingga jumlah warga Kabupaten Pemalang yang “SAH” dinyatakan Wafat karena Covid- 19. Tak hanya warga ekonomi bawah, di Kabupaten Pemalang ini pernah terdapat sekelas Pejabat Kepala Dinas yang menghembuskan nafas terakhirnya karena Covid- 19.

Jumlah semua itu nampak memperparah warga masyarakat yang lainnya, karena kewalahan memperoleh bahan kebutuhan pokok yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari hari.

Pantauan tim dibeberapa pasar di Kabupaten Pemalang, harga Bahan kebutuhan mulai dari sayur mayur, daging, beras, hingga material pun mengalami kenaikan harga.

Pantauan di Pasar Randudongkal, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, misalnya. Harga Cabe rawit jenis cabe setan tembus ke harga Rp. 48.000/kg, Cabe Merah Rp. 40.000/kg, Buncis Rp 4.000/kg.

“Musim pandemi covid, harga makin naik”, ungkap Umi, salah seorang pemilik warung makan di kompleks
Pasar Randudongkal.

Tidak hanya harga sayur mayur, kenaikan juga tampak dari bahan kebutuhan lainnya, seperti Beras yang berada diposisi Rp. 10.000 hingga Rp. 12.000/kg, Daging Sapi yang berada diposisi Rp. 115.000 hingga Rp. 130.000/kg nya. Bahkan harga bahan material pun terlihat naik seakan melengkapi meroketnya jumlah pasien di lingkup Covid- 19.

“Harga Semen berkisar Rp. 50.000 hingga Rp. 65.000 perSak nya, kenaikan juga karena musim pandemi dan banyaknya warga yang menggunakan uang bantuan dari pemerintah untuk merenovasi rumahnya”, jelas Idin, karyawan toko material.

Ketika ditanya harga Daging Sapi, Sluton, salah seorang pedagang Daging, menambahkan, harga daging naik turun bisa dimungkinkan karena faktor jelang Pilkada Pemalang.

“Harga Daging naik turun, mas. Kadang sampai Rp. 130.000/kg, kadang juga Rp. 115.000/kg nya. Ya mungkin karena akan terselenggaranya hajat besar yakni Pilkada Pemalang.”, Ungkapnya sembari ngelus dada.
(Dentang)

Komentar