oleh

Tak Kunjung Selesai,,!!! Pekerjaan Persiapan Pengembangan Bandar Udara (16 M), Dipertanyakan??

Kabupaten Kerinci, – Terkait dari Pekerjaan Persiapan Pengembangan Bandar Udara Depati Parbo Kabupaten Kerinci, yang Pelaksanaannya diketahui dilaksanakan oleh PT. Ros Karta Mulia, kali ini menuai kritik keras dari sejumlah kalangan masyarakat maupun Aktivis Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Pasalnya, Pekerjaan yang menghabiskan anggaran APBN dengan nilai kontrak sebesar Rp. 16.727.691.560.93 itu, semenjak pelaksanaannya dimulai pada 9 Juli 2020 yang lalu, hingga kini belum juga tampak tanda- tanda akan selesainya untuk dilaksanakan pekerjaan tersebut, malah berdasarkan investigasi awak media bersama tim Fatner di lapangan, diketahui bahwa Pekerjaan yang hingga tinggal menghitung hari lagi pelaksanaannya diduga sekitar 50% yang telah siap, selebihnya belum siap dilaksanakan oleh PT. Ros Karta Mulia tersebut.

Tentunya hal ini sangat mengkhawatirkan sekali,, bagaimana tidak?? Pekerjaan yang pelaksanaannya 210 hari kerja dari tanggal 9 Juli yang lalu di Bandar Udara Depati Parbo Kecamatan Sitinjau Laut ini hanya tersisa beberapa hari lagi, ditakutkan nantinya akan berdampak pada mutu dan kualitas dari pekerjaan tersebut.

Kondisi Pekerjaan dari Persiapan Pengembangan Bandar Udara Depati Parbo oleh Pelaksana PT. Ros Karta Mulia.

Melihat Kondisi yang terjadi, tentunya membuat Geram tim Fatner dari beberapa LSM yang ada di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, diantaranya Lsm Fakta yang kala itu tengah melakukan investigasi dilapangan, kepada awak media disampaikan bahwa,

“Ini Pekerjaan yang hanya sebatas Persiapan Pengembangan Bandar Udara dengan nilai kontrak yang menggiurkan ini, sebenarnya telah dimulai sekitar 5 Bulan yang lalu, tapi kenapa hingga saat ini diduga belum ada tanda- tanda akan selesainya pekerjaan tersebut?? Padahal waktunya hanya tinggal beberapa hari lagi dilaksanakan, Sangat di sayangkan sekali, Apakah mungkin bisa akan selesai ditahun 2020 ini?? Selain itu, bukan hanya masalah waktu saja, masih ada lagi beberapa permasalahan lainnya yang tidak bisa kita ungkapkan satu persatu pada pekerjaan ini dan tentunya akan kita siapkan laporan untuk kedepannya lagi,” Ungkapnya.

“Dan disini kami juga Menduga bahwa Pihak pelaksana dari PT. Ros Karta Mulia ini, sepertinya bukan orang jauh, Oknum Kontraktor ini adalah orang yang sama dengan Pemenang Tender Jalan Simpang Tanjung Tanah- Lubuk Nagodang pada PUPR Kabupaten Kerinci,, ingat!! Hati-hati dengan Pekerjaan anda, kami akan selalu Pantau terus, jangan berani main- main baik disegi mutu dan kualitas bahkan juga yang lainnya,” Pungkasnya dengan nada Geram.

Ditempat terpisah, untuk dimintai keterangannya terkait persoalan ini, awak media mencoba mengkonfirmasikan ke pihak Pelaksana dari PT. Ros Karta Mulia, tapi hingga berita ini dinaikkan pihak Pelaksana tersebut belum dapat ditemui. (Red)

Komentar