oleh

Bupati Kerinci Diminta Copot Juanda S, Plt. Kadis Pariwisata & Kebudayaan

Kabupaten Kerinci, – Terkait viralnya akhir-akhir ini tentang permasalahan yang dinilai tak kunjung selesai pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci tepatnya di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan seakan menjadi gejolak tersendiri ditengah kalangan masyarakat Kabupaten Kerinci ini.

Setelah beberapa hari yang lalu Plt. Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci di sorot kinerjanya oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Kerinci, untuk lebih optimalkan lagi kinerjanya dalam melaksanakan tugas sebagai perpanjangan tangan dari Bupati Kerinci diantaranya terkait permasalahan Pendataan, Penyuluhan, dan Pembinaan beberapa Homestay dan wisata- wisata yang diduga ilegal tak mengantongi surat izin (TDUP) , kali ini giliran masyarakat dan para Aktivis Kabupaten Kerinci yang mendesak Bupati Kerinci untuk mencopot Jabatan Plt. Kadis Pariwisata tersebut.

Tidak tanggung- tanggung, saat penyampaiannya dilapangan Masyarakat meminta kepada bapak Adirozal selaku Bupati Kerinci untuk sesegera mungkin mencopot jabatan Plt. Kadis Pariwisata dan Kebudayaan tersebut.

Bukan tanpa alasan, mereka menduga bahwa Plt. Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci itu tak mampu laksanakan tugasnya dengan baik selaku unsur pimpinan di instansi yang dipimpinnya itu, banyak hal dan permasalahan yang timbul dan tak mampu diselesaikan olehnya.

“Semenjak Kabupaten Kerinci ditetapkan sebagai branding wisata Provinsi Jambi, di wilayah kita ini tampak sekali banyaknya wisata- wisata yang diduga ilegal bermunculan, juga puluhan homestay tak mengantongi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) baik pengelolaannya dari swasta maupun Bumdes, yang dikeluarkan lansung oleh DPMPPTSPTK Kerinci sehingga menyebabkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pariwisata menjadi bocor,” Ungkapnya.

“Yang seharusnya pendataan, penyuluhan serta pembinaan tersebut lansung dilaksanakan oleh Dinas Parbud ini, tapi sejauh ini kami menduga tugas tersebut lamban dan tak mampu diselesaikannya dengan baik,” tambah salah satu perwakilan dari tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya kepada awak media.
Plt kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci
Lanjutnya lagi, “kalau seperti ini bentuk kinerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci, saya atas nama masyarakat Kabupaten Kerinci meminta kepada yth, Bupati Kerinci untuk sesegera mungkin mencopot Plt. Kadis tersebut dari jabatannya, karena dinilai tidak layak dan tidak pantas menjabat sebagai unsur pimpinan pada instansi ini.” tutupnya.
Ditempat terpisah, melihat akhir-akhir ini hebohnya berbagai pemberitaan di beberapa media yang menyoroti kinerja dari Plt. Kadis Pariwisata ini membuat sebagian para dari kalangan senior aktivis ikut angkat bicara, salah satunya yakni Endra yang juga tergabung dalam LSM Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat (GP2M) Kabupaten Kerinci.
“Ini permasalahan sudah semakin rumit saja, pekan lalu dari unsur DPRD tampak menyoroti kinerja Plt. Kadis Parbud ini, belum lagi para rekan-rekan aktivis lainnya, sekarang ditambah lagi masyarakat Kabupaten Kerinci yang meminta Bupati Kerinci untuk mencopot jabatan Plt. Kadis tersebut,” bebernya.
“Kalau memang benar seandainya Plt. Kadis tersebut tak mampu laksanakan tugasnya dengan baik, saya rasa memang layak untuk tidak dipakai lagi sebagai Pimpinan di instansi Pemerintahan tersebut, dari pada nantinya akan merusak tatanan yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten kerinci ini dengan baik,” tambahnya lagi.
“Dan kepada bapak Bupati Kerinci, mohon jangan lengah, selalu berikan sanksi tegas terhadap oknum yang mengabaikan tugas serta kewajibannya, apalagi oknum tersebut adalah salah satu dari unsur Pimpinan di sebuah instansi Pemerintah Kabupaten Kerinci ini,” Pungkas Aktivis ternama ini. (red)

Komentar