oleh

Antrian Panjang di SPBU Pelayang Raya, Ini Penyebabnya!

Sungai Penuh, – Akibat dari jadwal Pemadaman listrik dari PLN hari ini, Sabtu (22/8/20) dari pukul 8 hingga pukul 16 lebih, mengakibatkan beberapa SPBU di Sungai Penuh-Kerinci gagal beroperasi. Dan berakibat tidak sterilnya pendistribusian BBM di lingkup Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Para pengendara yang sebelumnya terbiasa melakukan pengisian BBM di Tanah Kampung, harus banting setir ke Pelayang Raya guna untuk mendapatkan BBM, karena satu-satunya SPBU yang menggunakan jenset untuk pengeporasian ketika ketiadaan listrik.

Tidak beroperasinya SPBU di Tanah Kampung akibat dari pemadaman listrik, kemacetan tidak dapat dielakkan, antrian panjang pun terjadi beberapa jam. Berbagai jenis kendaraan berbaris menunggu gilirannya  untuk melakukan pengisian BBM. Tumpuan pengemudi dari segala arah.

Dikatakan Sa’diah Direktur Utama SPBU Pelayang Raya kepada awak media, atas kemacetan tersebut membuat warga kesal karena terhalangnya perjalanan warga yang hendak menuju Pasar Sungai Penuh dari segala arah.

“Adapun kemacetan ini karena SPBU Tanah Kampung tidak beroperasi di sebabkan hari ini ada pemadaman listrik tentunya membuat antrian panjang di SPBU pelayang raya,” ujarnya.

Sa’diah Direktur Utama SPBU Pelayang Raya.

“Antrian tersebut mengakibatkan kemacetan dan menghalangi perjalanan warga. Ini disebabkan mobil puso dari arah atas mau kebawah dan mobil truk ada yg menuju keatas mereka sama sama tidak mau mengalah. Sehingga mobil yg sudah isi minyak pun tidak bisa keluar dari SPBU.” Ungkap sya’diah.

Lanjut dia, “Kemacetan yang disebabkan antrian kendaraan yang ingin melakukan pengisian BBM di SPBU kami membuat warga kesal. Itu pun tidak berlangsung lama, saya selaku pemilik SPBU Pelayang Raya memohon maaf atas ketidak nyamanan dan terganggunya perjalanan pengguna, dan ini bukan disengaja. Tidak seperti biasanya Sabtu Minggu biasanya sepi namun karena adanya pemadaman listrik sehingga SPBU tanah kampung tidak beroperasi dan SPBU kami menggunakan jenset bisa beroperasi jadi tumpuan pengendara untuk mengisi BBM.” Ujar Sa’diah memungkasi pembicaraannya. (Wo_Musekin)

Komentar