Touring Ke Dieng, PNS Di Pemalang Gunakan Plat Merah
Pemalang, – Pagi cerah berhias semilir angin dan raungan knalpot kendaraan pagi ini, menjadi saksi para peserta Touring tujuan ke dataran tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Kegiatan yang berkumpul di halaman Kantor Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang ini terlihat penuh dengan canda tawa keakraban para peserta yang berasal dari beberapa wilayah di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Kostum safety riding seperti jaket, sepatu, sarung tangan, masker, helm SNI, hingga sirine pun terlihat melengkapi kegiatan itu.
Namun, ada satu hal yang tak biasa dengan kegiatan tersebut. Bagaimana tidak, beberapa kendaraan berjenis sepeda motor matik dan bebek ini tampak berbeda dari sepeda motor peserta touring lainnya. Sepeda motor tersebut tampak jelas perbedaan pada Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB). Warna pada TNKB beberapa kendaraan peserta touring adalah “Plat Merah”, dengan kata lain, para peserta Touring ini menggunakan Plat Merah yang mutlak kendaraan Negara namun digunakan untuk kegiatan Touring.
Entah bagaimana jalan cerita kegiatan itu, namun para peserta Touring tersebut tetap “Santuy” menggunakan kendaraan Negara sebagai tunggangan perjalanan Touring mereka menuju ke dataran tinggi Dieng, Wonosobo Jawa Tengah.
Kendaraan tersebut, diantaranya :
G 9682 ED, G 9978 CD, G 9879 CD, G 9938 ED, dan sebuah kendaraan berjenis Motor Trail tampak melenggang bebas melibas aspal jalan raya dari Halaman Kantor Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, menuju ke Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah.
Kegiatan Touring Motor itu dibenarkan oleh salah seorang peserta yang notabenya berlatar belakang Aparatur Sipil Negara (Pegawai Negeri Sipil.red). Dirinya membenarkan jika kegiatan itu diikuti oleh para PNS yang bertugas di Kantor Balai Desa, Kantor Dinas, dan Kantor Kecamatan yang ada di Kabupaten Pemalang.
“Kegiatan ini diikuti oleh Sekcam, Sekdes, ada juga dari Dinas. Dengan tujuan ke Daratan tinggi Dieng, Wonosobo.”, ungkap peserta Touring yang tak ingin disebutkan namanya, (21/8).
Hal serupa dikatakan oleh salah seorang peserta yang juga berlatar belakang ASN.
“Campuran, mas. Tidak hanya dari Kecamatan Pemalang saja. Refreshing, mas.”, imbuh nya yang juga enggan dicantumkan namanya.
Seperti kita ketahui bersama, saat ini adalah saat dimana pandemi Covid- 19 melanda di seluruh belahan Bumi ini. Namun, hal tersebut justru tak mampu menahan keinginan para peserta Touring tersebut untuk bersama mencegah, menanggulangi, menghentikan pandemi covid- 19. Terlepas perjalanan Touring tersebut menuju ke mana, mereka seakan tak bisa ikut merasakan keprihatinan rakyat dan keringat Pemerintah Kabupaten, Provinsi, hingga Pemerintah Pusat di Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam memerangi pandemi Covid- 19.
Tak hanya itu saja, kegiatan Touring yang tak jelas maksud dan tujuannya ini pun memunculkan tanda tanya besar. Bagaimana tidak, kegiatan yang sudah pasti bernuansa refreshing ini tidak jelas sumber dananya (Dana pribadi atau dana Negara / SPJ.red). Wajar saja jika kegiatan itu bersifat pribadi dengan dana pribadi pula walaupun menggunakan kendaraan berPLAT Merah.
Namun, ketika kegiatan itu dijadikan alasan untuk mencairkan SPJ dengan alasan kegiatan kedinasan. Jika faktanya seperti itu, apakah tidak merugikan keuangan NKRI ditengah Pandemi Covid- 19 ini.?? (Dentang)































Komentar