Nasib Bocah 5 Tahun Yang Harus Menjadi Mata Penerang Bagi Sang Ibu
Kerinci, – Muhammad Hatta,, Begitulah nama seorang bocah 5 tahun yang telah ditinggal mati ayah tercinta, dan kini hanya tinggal bersama sang ibunda.
Seorang bocah yang di usia 5 tahun ini selayaknya asyik bermain riang dengan teman seusianya, tapi tidak untuk sosok bocah ini, dikarenakan harus membantu ibundanya dalam mencari sesuap nasi.
Hari- hari Hatta di habis kan nya dengan menjadi penunjuk jalan bagi sang bunda, dengan mengengam tangan sang bunda, Hatta menjadi mata penerang bagi sang ibu, dikarenakan semenjak masih dalam kandungan, ibunya sudah mengalami kebutaan.

Seorang bocah yang beralamat di Desa Pulau Pandan Kecamatan Bukit Kerman ini, kini harus menggantikan posisi sang ayah, yakni menjadi tulang punggung keluarga.
Tidur beralaskan karton bekas, makan terkadang hanya dengan seadanya, hari demi hari di laluinya seolah tanpa kenal rasa putus asa.
Wahai Bapak/ ibu Para Pemimpin negeri, khususnya di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, melalui kesempatan ini kami mengajak, kami menghimbau dengan segala kerendahan hati, mari ulurkan tangan, kita bantu anak kita ini, agar kelak bocah yang tangguh ini, bisa kembali merasakan keceriaan diusianya ini.
Juga Kepada Dinas terkait, Khususnya Dinas Sosial Kabupaten Kerinci, mohon kiranya bantuan terhadap saudara/i kita ini, setidaknya bisa meringankan beban hidup yang di lewatinya hari demi hari dalam menyambung kehidupan ini.
Kepada segenap Masyarakat Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh, bagi yang ingin membantu bocah kita ini, silakan lansung datang kerumah ibu Nurmilis/ Muhammad Hatta, Bocah tangguh yang menjadi tulang punggung keluarga, yang beralamat di Desa Pulau Pandan Bukit Kerman, tepatnya di belakang MTS Pulau Pandan.
Mudah- mudahan dengan Bantuan serta doa kita semua, bisa mengurangi beban hidup saudara kita ini. (red)


































Komentar