oleh

Galuga dan Nambo Tak Bisa Selesaikan Masalah Sampah Kabupaten Bogor

Reporter : Veronica

Bogor, – Sampah masih jadi masalah besar di Kabupaten Bogor. Pasalnya, dari 2.900 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, baru 538,22 ton di antaranya mampu diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang per hari.

Sehingga, masih ada 2.400 ton sampah yang gagal terangkut oleh 230 armada truk sampah dengan kemampuan satu rit sekali jalan. Alhasil, sampah yang tidak terangkut itu, bahkan harus dibakar.

“Itu asumsi kita, jumlah sampah harian kita. Ada 2.900 ton setiap hari. Tapi baru 538,22 ton yang terangkut ke TPAS Galuga,” kata Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor, Anwar Anggana, Rabu (15/7).

Selain minimnya armada truk sampah, luas lahan Pemkab Bogor di TPAS Galuga jauh lebih kecil dibanding milik Pemkot Bogor. Jika Kota Bogor memiliki 37 hektare, Pemkab Bogor hanya memiliki 3,7 hektare.

Padahal, lokasi TPAS Galuga berada di Kabupaten Bogor dan jumlah timbulan sampah Pemkab Bogor jauh lebih banyak ketimbang milik Pemkot Bogor setiap harinya.

Masalah seperti tidak akan terpecahkan, jika Tempat Pembuangan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Nambo di Kecamatan Klapanunggal, telah beroperasi hanya mampu menampung 600 ton sampah setiap hari.

“Kuota TPPAS Nambo cuma 600 ton per hari. Ini juga tidak bisa menampung penuh timbulan sampah Kabupaten Bogor setiap harinya,” kata Anwar.

Komentar