oleh

Maya Novefry ST (plt Kadis PUPR Kabupaten Kerinci) Tanggap Cepat Terkait Persoalan Banjir di Kabupaten Kerinci 

Kerinci,- Terkait masalah Banjir yang menerjang di sejumlah Wilayah dalam Kabupaten Kerinci khususnya, yang dikarenakan dari tingginya Curah hujan beberapa waktu lalu yang mengguyur kabupaten kerinci sehingga mengakibat banjir dibeberapa desa sampai- sampai menggenangi pemukiman penduduk, dengan tanggap plt kadis PUPR Maya Novefry ST pun langsung turun kelokasi tersebut.

Tanggapnya plt Kadis PUPR Kabupaten Kerinci yang turun lansung ketitik lokasi banjir beberapa waktu lalu, sempat luput dari pantauan beberapa media, pada kenyataannya saat terjadi Banjir diwilayah dalam Kabupaten Kerinci plt Kadis PUPR ini dengan sigapnya telah berada dulu di lokasi banjir tersebut.

Didampingi Wakil Bupati Kerinci tampak sosok plt Kadis PUPR ini juga turut hadir melihat musibah banjir tersebut, contoh nya dengan menggunakan jacket Merah Putih, ketika mendampingi wakil Bupati Ami Taher saat berada wilayah musibah Kebanjiran di Kecamatan Depati Tujuh dan Kecamatan Air Hangat.

Sedangkan Mengenai pemberitaan salah satu media menyebutkan plt kadis PUPR kabupaten kerinci maya novefry, ST tutup mata. Hal ini langsung dibantah plt Kadis PUPR maya Novebri ST.

Saat dikonfirmasi oleh rekan dari awak media fatner www.portalbuana.com plt kadis PUPR Maya Novefry. ST dengan tegasnya menyampaikan bahwa,

“Kami dari dinas PUPR sudah Berusaha Semaksimal Mungkin dalam Berkerja dan Membantu Masyarakat yang kena dampak Banjir dan sudah kita arahkan ke Bidang Tanggap Darurat, untuk berusaha Membantu meskipun di Desa sudah ada Dana Desa, namun dalam menanggapi keluhan masyarakat kita tetap selalu berikan bantuan melalui Bidang tangap Darurat,” ungkapnya.

“Dalam hal ini, atas apa yang telah kami lakukan masyarakat Berserta Perangkat Desa juga mengucapkan Terima kasih atas apa yang kita kerjakan Demi untuk kenyamanan masyarakat kabupaten kerinci dan itupun sedang dikerjakan di Sawahan Jaya Semurup salah satu contohnya,” jelasnya.

Ditempat terpisah, kali ini giliran awak media Gerhana Online kembali mencoba untuk mengkonfirmasi plt Kadis PUPR Kabupaten Kerinci tersebut, terkait sering terjadinya musibah Banjir yang selalu menerjang diwilayah Kabupaten Kerinci, apalagi daerah yang berada di sekitaran aliran Sungai Batang Merao, contohnya di Kecamatan Depati Tujuh yang menjadi langganan banjir setiap musim hujan turun.

Saat dikonfirmasi kepada Maya Novefry selaku plt Kadis PUPR Kabupaten Kerinci ketika ditanyakan bagaimana solusi dari PUPR Kabupaten Kerinci untuk wilayah yang ada dipinggir sungai Batang Merao khususnya Kecamatan Depati Tujuh, dalam antisipasi jangan sampai terjadi lagi banjir untuk kedepannya?? Dengan sigapnya plt Kadis PUPR menjawab,

“Untuk Normalisasi Sungai Batang Merao sebenarnya sudah lama dari dulu selalu terus kita upayakan mengusul kepada pihak BWWS VI Provinsi Jambi, Sudah disurati malah rencana kita mau ke langsung ke kantor BWWS di jambi, tapi karena protokoler covid 19 makanya belum terealisasi, dikarenakan ini adalah wilayah kerja mereka, ya kita harus jemput bola, dan kita akan terus menerus coba mengusulkan tanpa bosan- bosannya sampai normalisasi sungai Batang Merao ini benar- benar di normalisasikan lagi,” ungkap plt kadis PUPR ini.

Ditambahkannya lagi, “Pada intinya, Perlu adanya kegiatan yg sifatnya singkronisasi antara BWWS wilayah VI, PU Provinsi, PUPR kabupaten kerinci, Desa dan masyarakat, serta setkholder terkait lainnya ,dalam mengatasi banjir tersebut.”

Melihat keseriusan dan kesigapan plt Kadis PUPR dalam antisipasi masalah banjir ini, membuat salah satu anggota LSM dari GP2M Bobby Herliandes, ikut mengapresisasi tindakan yang akan dilakukan plt Kadis tersebut,

“Mari sama- sama kita dukung, rencana yang akan dilakukan oleh plt Kadis PUPR Kabupaten Kerinci untuk menemui lansung pihak BWWS di Jambi, dalam rangka mengusulkan lansung untuk di Normalisasikannya sungai Batang Merao ini, dan Mudah- mudahan Pihak dari BWWS wilayah VI, PU Provinsi dapat mengabulkan Aspirasi dari masyarakat Kerinci yang terkena dampak banjir, akibat meluapnya Sungai Batang Merao ini,” tutupnya. (Rky)

Komentar