Musyawarah Luar Biasa Dalam Menuju Kembalinya Marwah 4 Desa Belui Bersatu
Kerinci,- Semenjak terjadinya musibah banjir yang menerjang Wilayah 4 Desa Belui, serta persoalan- persoalan yang dianggap meresahkan Masyarakat di 4 Desa Belui, membuat Forum Pemerintah 4 Desa Belui mengadakan Musyawarah luar biasa bersama dengan keterwakilan masyarakat, Lembaga dan Organisasi, dalam wilayah 4 Desa Belui, guna mencari solusi dalam menyelesaikan persoalan- persoalan tersebut untuk lebih membangkitkan kembali marwah Belui Bersatu.
Dalam Musyawarah tersebut yang dihadiri oleh puluhan peserta musyawarah dan dipimpin lansung oleh 4 Kepala Desa Belui, serta dipandu lansung oleh Moderator Afrianto selaku Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Belui (IPPB) tampak berjalan lancar dan sukses, walaupun banyak terdapat kritik dan saran yang disampaikan oleh peserta Musyawarah.
Dalam Sambutannya Pendi Kariawan Selaku Perwakilan Kades 4 Desa Belui saat membuka Musyawarah sabtu malam 06/06/20, menyampaikan kepada peserta Musyawarah yang hadir bahwa kita telah membuka pintu yang selebar- lebarnya dan silakan kepada masyarakat memberikan suatu kritik maupun saran membangun yang menjadi pemikiran kita bersama supaya nantinya 4 Desa Belui bisa terhindar dari macam musibah dan persoalan yang bisa merusak persatuan kita nantinya.
Dalam acara muswarah yang dihadiri oleh 4 Pemerintahan Desa Belui, BPD, Ketua Adat tigo luhah, Tokoh Masyarakat, ulama, Pemuda dan Mahasiswa serta organisasi- organisasi 4 Desa Belui tersebut terpapar banyak sekali masukan- masukan yang disampaikan terhadap Pemerintahan 4 Desa Belui dalam mengayomi serta membimbing masyarakat untuk lebih berkemajuan kedepannya.
Salah satu masukan yang disampaikan oleh Tokoh Pemuda yang terkenal kritis di zamannya Halapni rio, yang biasanya keseharian disapa Pak Adam turut menghimbau dan mengajak Masyarakat dan Pemuda 4 Desa Belui,
” Mari kita bersatu kembali, tampaknya kita sudah lama terpecah belah, mungkin karena gara- gara efek pilkada, legislatif, pilkades atau pemilihan lainnya, marwah bersatunya masyarakat 4 Desa Belui sepertinya sudah mulai agak sedikit memudar, dikesempatan ini saya mengajak kita semua, mari kita tunjukkan bahwa Belui ini masih tetap bisa Bersatu seperti dulu lagi, kita buang jauh- jauh ego kita masing- masing, bisa jadi dikarenakan masyarakat kita sudah banyak yang kritis dan terlalu pintar, hingga terlalu kritisnya menimbulkan efek perpecahan, dan mari kita sudahi itu semua, saya tau tujuan kita semua itu sama ingin memajukan 4 desa belui ini,” ajaknya dengan penuh semangat.
Disisi lain juga tampak usulan yang diberikan oleh tokoh pemuda Robi siin yang dalam usulannya meminta kepada Pemerintahan 4 Desa Belui terkait masalah banjir yang menerjang wilayah 4 Desa Belui juga harus menjadi Perhatian kita bersama, baik dalam segi fisik apa yang harus kita perhatikan, apakah saluran drainase yang ada di desa kita itu harus kita normalisasi kembali supaya air yang mengalir bisa teratasi hingga tidak menimbulkan banjir, itu harus kita pikirkan lebih lagi setidaknya bisa mengurangi kalau- kalau bencana banjir akan terjadi lagi nantinya.
Dari berbagai banyaknya masukan dan saran yang disampaikan oleh peserta Musyawarah mendapat tanggapan Positif dari Pemerintahan 4 Desa Belui, dan hal ini tentunya akan menjadi Pembahasan kembali aparat Pemerintah 4 Desa Belui, untuk dikaji serta ditinjau ulang.
” Ya terima kasih banyak atas masukan yang telah disampaikan oleh peserta Musyawarah yang luar biasa, ini akan menjadi pedoman kami selaku Pemerintahan 4 Desa Belui Kedepannya untuk lebih giat lagi dalam menjalankan tugas dan kewajiban kami selaku Pemerintahan Desa, semua usulan dari Peserta Musyawarah malam ini kita terima, kita cari solusi terbaik, dan kalau sudah ada hasilnya nanti akan kita Musyawarahkan lagi untuk menyelesaikannya, dan juga kami berharap kepada seluruh Masyarakat khususnya di 4 Desa Belui Kritik kami jika ada yang salah, Berikan saran sebelum kami bekerja dan silakan sampaikan kritik kepada kami di akhir kami bekerja, biar yang sedang dilaksanakan bisa berjalan dg baik dan yang salah bisa menjadi acuan kami untuk lebih baik lagi kedepannya, ungkap Pandriadi yang merupakan plt kades Desa Belui.
Dan di akhir Musyawarah dilaksanakan, juga tampak sebuah solusi terbaik yang seakan menjadi kesimpulan dari seluruh pertanyaan yang disampaikan oleh peserta Musyawarah dipaparkan oleh Kades Pahlawan Belui, yang saat sebelum menutup Musyawarah berharap sepenuhnya kepada seluruh peserta yang hadir dan masyarakat 4 Desa Belui,
“Mari sama- sama kita jaga persatuan 4 Desa kita ini, kalau ada pemikiran kami dari Pemerintahan Desa yang luput dan tidak terpikirkan oleh kami tapi terpikirkan oleh kita yang lain silakan sampaikan kepada kami, selagi itu tidak melanggar aturan yang ada pasti akan kita laksanakan, dan tadi saya juga sempat mendengar ada suatu pertanyaan yang mengaju kepada bagaimana solusi untuk penanganan sampah di 4 Desa belui supaya bisa menghindari penyumbatan drainase yang mengakibatkan kebanjiran, memang betul di Desa kita terkendala armada pengangkut sampah dari Pemerintah daerah yang tak sampai ke desa kita ini untuk mengangkut sampah yang ada, tapi kalau kita sudah sepakat apa salahnya 4 Desa Belui bisa hadirkan mobil operasional pengangkut sampah untuk mengatasi hal tersebut, itu semua tergantungkesepakatan kita bersama dan tidak ada yang tidak mungkin,” tutupnya dengan penuh semangat.
Walaupun musyawarah gabungan 4 Desa Belui Perdana yang digelar lebih kurang selam 3 jam tersebut itu berjalan dengan alot tapi tak menyurutkan semangat dan antusias Peserta Musyawarah dalam menyampaikan masukan serta saran Positif hingga Musyawarah tersebut dinyatakan selesai. (Rky)


































Komentar