Keripik Ampas Tebu Cemilan Favorit Orang Kerinci, Rupanya Berasal Dari Sini
Kerinci, – Inovasi baru yang diciptakan untuk pengembangan ekonomi kreatif golongan menengah akan segera dilakukan para pelaku UMKM, kali ini berasal dari Desa Siulak Kecil yaitu pengembangan keripik ampas tebu, dengan nama kerennya Krisbu.
Cara yang sehat ala emak-emak seperti ini sebelumnya sudah terfikirkan, hanya saja realisasi dalam pengembangan, baik nilai jual, promosi dan pemasaran. Hal ini daiakui langsung oleh penggerak dan pelaku usaha UMKM asal Sulak Kecil Hilir Kabupaten Kerinci.
Keripik yang berbahan dasar ampas tebu ini akan dikembangkan menjadi usaha dan bisnis para pelaku UMKM Desa Siulak Kecil Hilir, hal ini dikatakan oleh Kepala Desa Siulak Kecil Hilir, Atri Arga kepada media ini (18/3)20) dilokasi lomba Desa Kecamatan Siulak.
“Desa Siulak Kecil Hilir
Akan kembangkan keripik ampas tebu di tahun 2020 ini, dan mudah-mudahan tidak ada kendala yang berarti,” ucap Kades Atri kepada penulis saat dikonfirmasi.
Melalui UMKM yang ada, dia akan kembangkan inovasi baru ini, karena menurut dia, belum ada selama ini yang mengembangkan dan menerapkan yakni pembuatan keripik ampas tebu yang difikirnya sangat menarik dan tidak pernah diproduksi oleh perusahaan maupun produksi rumahan, dan ini jelas sekali memiliki nilai jual tinggi, ujar Kades Atri.

Selanjutnya dia menjelaskan panjang lebar tentang ide menarik ini, dia mengatakan, datangnya inovasi ini karena dia terpikir untuk mengembang kan inovasi baru ini lantaran mayoritas warga Desa Siulak Kecil Hilir ini adalah 65% adalah petani dan 40% adalah petani tebu.
Akhirnya timbul sebuah terobosan dan inisiatif menarik dari Kades, setelah melihat ampas tebu yang terbuang dan menjadi sampah.
“Ide menarik yang terlintas pada pikiran saya setelah melihat hampas tebu yang terbuang hanya menjadi sampah. apa bisa di oleh menjadi sebuah bentuk makanan.? Lalu kami lakukan uji coba untuk membuat menjadi subuah keripik, dan itu berhasil,” kata Kades.
Lanjut lanjut dia, kemudian dimasukan ke dalam satu kemasan. dan di uji coba dulu di pasarkan di acara ulang tahun HUT Kota Sungai Penuh tahun lalu sebanyak 50 bungkus. Dan alhamdulillah, Krisbu habis terjual. berati saya berpikir bahwa krisbu ini ada harapan utk di kembangkan baik dalam maupun keluar Daerah, tutup Kades Siulak Kecil Hilir, Atri Arga kepada penulis. (Mano/Advetorial)

































Komentar